Program tahfidz adalah program pendidikan untuk menghafal Al-Qur’an, seringkali diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah atau pesantren dengan metode khusus seperti talaqqi, tasmî’, dan murajaah. Program ini bertujuan membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, meningkatkan kecerdasan, serta memperkuat hafalan (mutqin).
- Berikut adalah komponen utama program tahfidz:
- Metode Pembelajaran: Umumnya menggunakan metode talaqqi (berhadapan langsung), tasmî’ (mendengarkan/menyetorkan), dan tikrar (mengulang hafalan).
- Target Hafalan: Variatif, mulai dari Juz 30 (Juz ‘Amma) hingga target 30 juz penuh dalam kurun waktu tertentu (misalnya 1-3 tahun).
Struktur Kelompok: - Menggunakan sistem halaqah/berkelompok dengan pembimbing (musyif), idealnya 10-15 siswa per kelompok.
- Jenis Program: Tersedia program reguler (di sekolah SDIT/SMPIT) dan program intensif/karantina (pesantren atau kursus).
- Sarana Pendukung: Asrama/kelas kondusif, guru penghafal Al-Qur’an (hafizh/hafizhah), dan sertifikasi hafalan (syahadah).
- Metode Online/Offline: Selain tatap muka, kini populer metode tahfidz via online (Zoom/WhatsApp).
